Kamis, 26 Maret 2009

Cermat Memilih Air Kemasan


MEMBELI air minum dalam kemasan akhirnya menjadi pilihan bagi warga perkotaan. Asumsinya, air minum yang dijual di pasaran itu lebih layak dikonsumsi dibandingkan air sumur.


Meski demikian, Anda tetap harus berhati-hati saat membeli air minum kemasan. Setidaknya, air tersebut kualitasnya sudah diperiksa Dinas Kesehatan. Sebenarnya, air minum yang layak diminum harus melewati tiga persyaratan kelaikan, yaitu dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Berikut tips memilih air kemasan yang sehat dan aman dikonsumsi:


Perhatikan segel botol minuman

Jangan pernah membeli minuman kemasan kalau segel pengamannya telah rusak. Karena ada kemungkinan minuman itu tidak lagi higienis, atau ada kemungkinan minuman itu telah dipaslukan.


Perhatikan kebersihan botol

Pilihlah botol yang masih baru dan tidak rusak. Botol yang kelihatan sudah lama, akan merausak kualitas air minum di dalamnya. karena bisa jadi sudah kedaluwarsa.


Perhatikan tanggal kedaluwarsa

Walaupun hanya sebotol air putih, jangan sekali-kali mengabaikan tanggal kedaluwarsa yang tertera pada botol. Karena air yang terlalu lama tersimpan di dalam botol akan membuat air tidak lagi steril. Bisa jadi sudah terjadi pertumbuhan bakteri atau kuman di dalamnya, walaupun botol itu masih tertutup.


Perhatikan izin dari Depkes

Lebih baik menjaga sebelum mengobati. Pemeo itu sepertinya penting dalam membeli air minum. Lebih baik jangan dibeli jika air minuman kemasan tidak mencantumkan izin dari Depkes RI.


Masaklah air jika masih ragu

Jika masih ragu mengonsumsi air yang dijual di pasar, seperti air botol isi ulang. Rebuslah air hingga mendidih. Karena tidak semua depot air minum isi ulang yang bertebaran memiliki kualitas air yang benar-benar sehat.(sindo//ftr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar