
MEMBANGUN karier tidak hanya dimulai ketika Anda lulus kuliah. Kalau mau, karier bisa dimulai sejak duduk di bangku SMA. Hanya saja untuk membangun karier yang bagus dan mapan sejak dini, ada hal yang harus diperhatikan. Juga ada sejumlah syarat yang mestinya dipenuhi.
Salah satu yang sebaiknya diperhatikan adalah apa ambisi Anda dan apa yang sebenarnya bisa Anda capai dengan kondisi sekarang? Sederhananya, bagaimana kondisi Anda sekarang dan apa yang Anda inginkan pada masa mendatang?
Dengan dasar itu, Carlos Belderrama, konsultan karier, mencoba memberikan nasihat serbaguna untuk pengembangan karier sejak dini. Hanya saja, nasihat itu tidak dirangkum menjadi satu, tapi dibagi menjadi bagian per bagian. Disesuaikan dengan tahapan karier seseorang. Ini karena kondisi tiap tahap itu berbeda.
Berikut ini ada beberapa nasihat yang disebutkan Carlos. Cuma, dia menegaskan, memulai karier sejatinya bisa dilakukan sejak dini. Banyak sekali orang yang berhasil di bidang tertentu, memulai kisah usahanya sejak awal. Sebut saja Warren Buffet, orang terkaya yang juga pialang saham legendaris. Berikut nasihat serbaguna yang bisa Anda cermati:
Jika Anda Masih Sekolah
Pilih pekerjaan yang tidak mengganggu sekolah. Bekerja sewaktu duduk di bangku SMA menjadi perlu karena mengajarkan nilai-nilai penting soal kerja keras serta penghargaan atas pencapaian. Kelebihan lain adalah sejak dini Anda diajarkan untuk menyeimbangkan kehidupan personal dengan kehidupan berkarier.
Lakukan pekerjaan itu dengan penuh tanggung jawab. Namun, jangan workaholic. Ingat, tugas utama Anda masih tetap menyelesaikan sekolah. Bagaimanapun sekolah dan pendidikan ialah hal paling penting dalam hidup.
Jika Anda Kuliah
Cari pekerjaan yang berhubungan dengan jurusan atau hal yang Anda sukai. Mungkin Anda tidak menemukan atau belum mendapatkan posisi yang diimpikan. Tapi, itu tidak penting. Yang utama, Anda harus menikmati pekerjaan itu. Hal ini bakal jadi pengalaman berharga yang vital.
Mencari pekerjaannya bisa dilakukan dengan cara magang. Magang, kesempatan utama di mana Anda bisa memulai karier secara penuh usia lulus nanti. Memang biasanya, Anda tidak dibayar mahal. Itu bukan masalah karena ketika lulus banyak yang akan mempertimbangkan pengalaman magang dalam resume. Jadi belajar banyak, ambil segala keuntungan sejauh tidak mengganggu kuliah Anda.
Jika Anda Dapat Pekerjaan Awal
Belajar dari orang lain. Anda orang baru, dengan ide-ide baru, jadi jangan takut untuk menyampaikan pendapat dan memberikan kontribusi. Tapi ingat, Anda masih butuh banyak belajar dari teman kerja plus atasan. Mereka bisa mengajarkan Anda apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Bangun dasar yang bagus. Mungkin Anda bakal pindah kerja beberapa kali, jadi jangan berpikiran bahwa Anda bakal selamanya bekerja di perkerjaan pertama. Cari pekerjaan yang benar-benar membuat Anda tertarik. Bangun jaringan karena bakal membuka kesempatan. Ingat pula, Anda harus mengasah skill. Ini dikarenakan skill yang jadi senjata utama.
Tetap bangun hubungan baik. Waktu pindah kerja, jangan kirim e-mail bos Anda hal yang tidak mengenakkan dia. Begitu juga dengan teman kerja. Pasalnya, selain karier, Anda juga tengah membangun reputasi.
Jika Anda di Tengah Karier
Pikirkan tujuan hidup Anda. Lupakan sejenak karier dan pikirkan bagaimana hidup yang Anda inginkan, sekarang dan nanti. Apakah Anda dalam track yang benar untuk mencapai apa yang diinginkan? Ini bukan sekadar soal keseimbangan personal dan karier, juga melihat kesempatan apakah pekerjaan Anda membantu mencapai tujuan personal dan gaya hidup yang dicitakan.
Di fase ini, Anda harus tahu apa keahlian Anda, terutama yang paling kuat, pengelaman, serta apa kelemahan yang harus dibenahi. Ini penting karena Anda masih bisa pindah kerja ke tempat lain.
Jika Ingin Pensiun
Anda harus putuskan bagaimana cara menghabiskan hidup. Jika merasa ingin melakukan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan kerja, Anda harus memikirkan bagaimana akan membiayai hidup dan keinginan itu. Menyiapkan dana pensiun, khususnya perawatan kesehatan.
Karena itu, rencana pensiun harus pikirkan sejak pertengahan karier Anda. Tidak menutup kemungkinan karena penjangnya usia hidup, Anda masih bisa bekerja meski part time atau bahkan yang benar-benaar Anda sukai.(sindo//jri)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar