
INGIN menarik perhatian pasangan Anda pada Hari Kasih Sayang? Perhatikan sikap dan penampilan Anda. Kalau Anda tak rileks, hari istimewa itu bisa tak berbekas. Kalau kulit Anda kering dan kusam, hari yang indah itu bisa kurang bermakna. Karena itu, siapkan diri dengan chocolate diathermy.
Cokelat mengandung polyphenol, zat antioksidan berkualitas tinggi. Selain mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, zat ini juga dapat menunda penuaan dini. Selain polyphenol, cokelat juga mengandung catechine (antioksidan), mineral, vitamin B dan E, serta protein. Zat-zat tersebut mengurangi efek penuaan dini, membersihkan radikal bebas, memberikan kelembapan alami bagi kulit, dan memperlancar peredaran darah.
Karena kandungan itulah, muncul sebuah teknik perawatan tubuh yang baru. Chocolate diathermy adalah perawatan tubuh yang berguna untuk mengurangi bahkan menghilangkan linu-linu pada persendian (arthritis) dengan ekstrak bubuk cokelat, memperlancar peredaran darah dan aliran limfatik, sehingga dapat mengurangi pembengkakan atau inflamasi," jelas dr Diana Magdalena dari Esther House of Beauty.
Esther House of Beauty yang terletak di Jl. Mendawai 1 No. 88, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini membuat inovasi chocolate diathermy dengan menggabungkan cokelat dan teknologi beauty diathermy. Beauty diathermy sendiri adalah teknik perawatan dengan radio frekuensi sedang (0,45-0,6 MHz) yang dapat menggerakkan ion-ion tubuh, sehingga menaikkan suhu tubuh hingga mencapai 41-42 derajat Celsius. Fungsinya, melancarkan peredaran darah dan sistem limfatik, meninggalkan sirkulasi oksigen dan metabolisme jaringan, menurunkan produksi asam karbonat dan kadar asam dalam jaringan, mengurangi pembengkakan jaringan, memperbaiki sintesa kolagen, memperbaiki regenerasi sel dan meningkatkan sistem kekebalan (immune).
Bahan Alami dan Tidak Sakit
Pasien diminta tidur telengkup lalu punggung dibersihkan dengan air dan waslap. Scrub kemudian dibalurkan dan digosok beberapa saat. Setelah scrub dibersihkan, cream glucosamine dioleskan pada bagian tubuh yang terasa pegal atau linu. "Cream glucosamine ini mengandung glukosa dan protein yang dihasilkan oleh tubuh, penting dalam pembentukan dan perbaikan jaringan seperti tulang rawan dan cairan sendi," jelasnya. Kemudian ditambahkan minyak kelapa murni yang berguna sebagai pelumas ketika menjalani beauty diathermy dan bahan alami untuk peremajaan kulit. Perawatan ini membutuhkan waktu 45 menit.
Sepuluh menit kemudian, ditambahkan massage dan chocolate mask dioleskan secara merata ke area perawatan selama 20 menit. "Agar hasil maksimal untuk kasus-kasus tertentu, sebaiknya perawatan ini dilakukan 1 minggu sekali. Untuk perawatan rutin dapat dilakukan 1-4 minggu sekali. Pada kasus yang ringan dengan 1 kali perawatan, hasilnya dapat langsung dirasakan," sambungnya.
Chocolate diathermy juga dapat mengatasi gangguan pegal-pegal pada otot, nyeri persendian pada siku, lutut, pergelangan tangan dan kaki, mengurangi pegal dan nyeri pada kaki karena mengenakan sepatu atau sandal bertumit tinggi atau sol yang keras dan kaku, berdiri terlalu lama, melakukan pekerjaan yang berat, terkilir, atau pun pada wanita ketika memasuki periode menopause (premenopause) dan pada penderita arthritis (radang sendi).
Perawatan ini sangat aman dan tidak menimbulkan rasa sakit karena menggunakan bahan alami. "Hasilnya, otot-otot yang tegang menjadi lebih rileks, sehingga pasien akan lebih merasa sehat, segar kembali dan merasa lebih ringan, serta kulit tampak lembap alami dan cerah. Juga membuat tidur menjadi lebih nyenyak," tambah dr Diana.
Perawatan ini dapat dijalani oleh siapa saja, lelaki maupun perempuan yang berusia di atas 15 tahun. Namun, ibu-ibu hamil, pasien yang di dalam tubuhnya tertanam benda-benda metal seperti pen tulang dan ring jantung, dan pasien yang mempunyai luka terbuka atau sedang mengalami iritasi pada kaki dan tangan, tidak dianjurkan untuk menjalani perawatan ini karena perawatan ini menggunakan radio frekuensi.(Genie/Genie/tty)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar